28 Oktober, 2026

GELOMBANG ELEKTROMAGNETIK (GEM)

            Gelombang elektromagnetik (GEM) adalah gelombang yang terbentuk dari getaran medan listrik dan medan magnet yang saling tegak lurus serta merambat bersama-sama membawa energi. Berbeda dengan gelombang mekanik yang memerlukan medium untuk merambat, gelombang elektromagnetik dapat merambat tanpa medium, termasuk melalui ruang hampa. Di ruang hampa, gelombang elektromagnetik merambat dengan kecepatan sekitar 3×108 m/s, yaitu sama dengan kecepatan cahaya. Gelombang elektromagnetik dapat dihasilkan oleh muatan listrik yang mengalami percepatan dan memiliki sifat-sifat seperti dapat mengalami pemantulan, pembiasan, interferensi, difraksi, serta polarisasi. Keberadaan gelombang elektromagnetik menjadi bukti penting hubungan antara medan listrik dan medan magnet serta berperan besar dalam perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi modern.            Dalam kehidupan sehari-hari, gelombang elektromagnetik dimanfaatkan dalam berbagai bidang, mulai dari komunikasi, kesehatan, industri, hingga penelitian antariksa. Contohnya adalah gelombang radio untuk siaran dan komunikasi, gelombang mikro untuk radar dan oven microwave, inframerah untuk sensor dan kamera termal, cahaya tampak untuk penglihatan, ultraviolet untuk sterilisasi tertentu, sinar-X untuk pemeriksaan medis, serta sinar gamma untuk terapi kanker dan penelitian nuklir. Gelombang-gelombang tersebut membentuk spektrum gelombang elektromagnetik, yang dibedakan berdasarkan frekuensi dan panjang gelombangnya. Dalam pembelajaran ini, kita akan mempelajari karakteristik spektrum GEM, hubungan antara frekuensi, panjang gelombang, dan cepat rambat melalui persamaan c=λf, serta manfaat dan potensi risiko setiap jenis gelombang elektromagnetik. Melalui pembelajaran ini, peserta didik diharapkan mampu menjelaskan sifat-sifat GEM, membandingkan karakteristik berbagai jenisnya, dan menganalisis penerapannya dalam kehidupan sehari-hari secara tepat.

ARUS BOLAK-BALIK (AC)

 

           Arus bolak-balik (Alternating Currentatau AC) adalah arus listrik yang arah alirannya berubah secara periodik terhadap waktu, disertai perubahan besar arusnya. Berbeda dengan arus searah (DC) yang mengalir dalam satu arah tetap, arus AC umumnya memiliki bentuk gelombang sinusoidal. Besaran-besaran listrik pada rangkaian AC, seperti arus dan tegangan, dapat berubah secara terus-menerus sehingga memiliki nilai maksimum (amplitudo), nilai efektif, periode, dan frekuensi. Frekuensi menyatakan banyaknya siklus gelombang setiap sekon dan diukur dalam satuan hertz (Hz). Di Indonesia, sumber listrik rumah tangga umumnya memiliki frekuensi 50 Hz. Arus bolak-balik banyak digunakan dalam sistem kelistrikan karena dapat ditransmisikan pada jarak jauh dengan bantuan transformator untuk menaikkan atau menurunkan tegangan.

            Dalam pembelajaran Fisika, materi arus bolak-balik mencakup hubungan antara tegangan, kuat arus, dan hambatan pada berbagai jenis rangkaian. Kita akan mempelajari rangkaian resistif (R), induktif (L), dan kapasitif (C), serta rangkaian gabungan seperti R-L, R-C, L-C, dan R-L-C. Pada rangkaian tersebut, tegangan dan arus dapat berbeda fase akibat pengaruh induktor dan kapasitor. Selain itu, kita akan mempelajari nilai maksimum dan nilai efektif arus serta tegangan, reaktansi induktif dan kapasitif, impedansi, sudut fase, daya listrik, serta frekuensi resonansi pada rangkaian R-L-C. Melalui pembelajaran ini, peserta didik diharapkan mampu menganalisis karakteristik rangkaian AC, menyelesaikan permasalahan secara matematis, dan memahami penerapan arus bolak-balik dalam peralatan listrik serta sistem distribusi energi listrik sehari-hari.

27 Oktober, 2026

KEMAGNETAN

            Kemagnetan adalah salah satu cabang ilmu Fisika yang mempelajari sifat-sifat magnet, medan magnet, serta interaksi antara magnet dan benda-benda di sekitarnya. Magnet memiliki dua kutub, yaitu kutub utara dan kutub selatan. Jika dua kutub magnet sejenis didekatkan, keduanya akan saling tolak-menolak, sedangkan kutub yang berbeda jenis akan saling tarik-menarik. Daerah di sekitar magnet yang masih dipengaruhi oleh gaya magnet disebut medan magnet. Selain dihasilkan oleh magnet permanen, medan magnet juga dapat ditimbulkan oleh arus listrik yang mengalir melalui penghantar. Fenomena ini dibuktikan melalui percobaan Hans Christian Oersted yang menunjukkan bahwa jarum kompas dapat menyimpang ketika didekatkan pada kawat berarus listrik. Hal tersebut menjadi dasar penting dalam memahami hubungan antara listrik dan kemagnetan. 
            Dalam kehidupan sehari-hari, konsep kemagnetan banyak diterapkan pada berbagai teknologi, seperti motor listrik, generator, transformator, bel listrik, dan pengeras suara. Untuk memahami penerapannya, kita akan mempelajari beberapa konsep penting, antara lain medan magnet di sekitar magnet dan kawat berarus listrik, gaya magnet atau gaya Lorentz, pengaruh medan magnet terhadap muatan listrik yang bergerak, serta induksi elektromagnetik. Kita juga akan mempelajari bagaimana perubahan medan magnet dapat menghasilkan gaya gerak listrik dan bagaimana prinsip kemagnetan dimanfaatkan dalam berbagai peralatan listrik. Melalui pembelajaran ini, peserta didik diharapkan mampu menjelaskan hubungan antara arus listrik dan medan magnet, menganalisis berbagai gejala kemagnetan, serta menerapkan konsep-konsep tersebut untuk memahami teknologi yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari.

Silahkan Download di link berikut:

DOWNLOAD MATERI 

 


26 Oktober, 2026

LISTRIK ARUS SEARAH (DC)

            Listrik arus searah (Direct Currentatau DC) adalah aliran muatan listrik yang bergerak melalui suatu penghantar dengan arah arus yang tetap. Arus listrik dapat mengalir apabila terdapat sumber tegangan, seperti baterai atau aki, serta rangkaian listrik yang tertutup. Dalam rangkaian DC, arus konvensional mengalir dari kutub positif menuju kutub negatif melalui rangkaian luar, sedangkan elektron bergerak dari kutub negatif menuju kutub positif. Besarnya arus listrik dipengaruhi oleh tegangan sumber dan hambatan dalam rangkaian. Hubungan antara tegangan, kuat arus, dan hambatan dijelaskan melalui Hukum Ohm, yaitu: V=IR, dengan (V) adalah tegangan listrik, (I) adalah kuat arus listrik, dan (R) adalah hambatan listrik.
             Dalam kehidupan sehari-hari, listrik arus searah dimanfaatkan pada berbagai perangkat, seperti senter, telepon genggam, kalkulator, dan rangkaian elektronik. Untuk memahami cara kerja rangkaian tersebut, kita akan mempelajari beberapa konsep penting, meliputi kuat arus listrik, Hukum Ohm, hambatan listrik dan hambatan jenis, rangkaian hambatan seri, paralel, dan campuran, serta Hukum Kirchhoff I dan II. Selain itu, kita juga akan mempelajari energi dan daya listrik untuk mengetahui besarnya energi yang digunakan serta laju penggunaan energi dalam suatu rangkaian. Melalui pembelajaran ini, peserta didik diharapkan mampu menganalisis rangkaian listrik arus searah, menghitung besaran-besaran listrik yang terkait, dan menerapkan konsepnya untuk menyelesaikan permasalahan dalam kehidupan sehari-hari.

Silahkan Download di link berikut:

DOWNLOAD MATERI 



LISTRIK STATIS

            Listrik statis adalah cabang ilmu Fisika yang mempelajari muatan listrik dalam keadaan diam atau tidak mengalir secara terus-menerus. Muatan listrik terdiri atas dua jenis, yaitu muatan positif dan muatan negatif. Dua muatan yang sejenis akan saling tolak-menolak, sedangkan dua muatan yang berbeda jenis akan saling tarik-menarik. Suatu benda dapat bermuatan listrik karena adanya perpindahan elektron, misalnya ketika penggaris plastik digosokkan pada rambut kering sehingga penggaris dapat menarik potongan-potongan kertas kecil. Fenomena ini menunjukkan bahwa benda yang semula netral dapat menjadi bermuatan listrik akibat perpindahan elektron.

            Dalam kehidupan sehari-hari, gejala listrik statis dapat kita jumpai ketika rambut tertarik oleh sisir plastik setelah disisir, munculnya percikan listrik kecil saat menyentuh benda logam setelah berjalan di atas karpet, maupun terjadinya petir di atmosfer. Untuk memahami fenomena tersebut, kita akan mempelajari beberapa konsep penting, antara lain gaya listrik atau gaya Coulomb, medan listrik, energi potensial listrik, potensial listrik, serta kapasitor dan rangkaiannya. Melalui materi ini, peserta didik diharapkan mampu menjelaskan interaksi antarmuatan, menganalisis pengaruh muatan listrik terhadap lingkungan di sekitarnya, serta menerapkan konsep listrik statis untuk memahami berbagai peristiwa dalam kehidupan sehari-hari.

Silahkan Download di link berikut:

DOWNLOAD MATERI 

18 Juli, 2025

Merakit Videotron Untuk Papan Informasi di Ruang Guru

Videotron ini merupakan media display digital beresolusi tinggi yang dirancang untuk penggunaan indoor, dengan pixel pitch 2.5 mm, menghasilkan tampilan gambar yang tajam dan detail meskipun dilihat dari jarak dekat.

✅ Spesifikasi Umum:

  • Tipe Panel: LED Indoor Module P2.5

  • Ukuran Panel: 16 cm x 32 cm

  • Jumlah Panel: 49 panel

  • Susunan Panel: 7 panel (lebar) x 7 panel (tinggi)

01 Februari, 2019

INTI ATOM DAN RADIOAKTIVITAS


Teori atom Bohr menyatakan bahwa struktur atom terdiri atas inti yang bermuatan positif dan elektron-elektron yang bermuatan negatif. Partikel-partikel penyusun inti disebut nukleon atau nuklida.
1.    Partikel penyusun Inti
Atom terdiri atas Inti dan Kulit. Kulit atom terdiri atas satu atau beberapa elektron. Nukleus atau inti atom merupakan pusat atom yang bermuatan positif yang mengandung satu nukleon atau lebih.
Nukleon yaitu: sebuah proton dan atau sebuah neutron.
Proton yaitu: partikel bermuatan positif.
Neutron yaitu: partikel yang tidak bermuatan

25 Januari, 2019

Latihan Soal Kinematika


LATIHAN SOAL
SMA MUHAMMADIYAH 1 KARANGANYAR
MATERI KINEMATIKA

A.      Pilihlah satu jawaban yang paling anda anggap benar !

1.     Pengertian-pengertian berikut ini benar, kecuali :... .
a.     perpindahan adalah perubahan posisi benda.
b.     jarak adalah panjang lintasan gerak benda.
c.     besaran yang ditunjukkan pada spedometer adalah kecepatan.
d.     dalam gerak lurus, laju merupakan besarnya kecepatan.
e.     jarak AB = jarak BA, sedangkan perpindahan AB = – perpindahan BA.
2.     Pernyataan di bawah ini yang paling benar adalah .
a.     jarak adalah besaran vektor
b.     perpindahan adalah besaran vektor
c.     jarak dan perpindahan adalah besar-an vektor
d.     jarak dan perpindahan adalah besar-an skalar.
e.     Jarak adalah besaran vektor dan perpindahan adalah besaran skalar.

Silahkan Download

Dinamika Gerak


LATIHAN SOAL
SMA MUHAMMADIYAH 1 KARANGANYAR
MATERI DINAMIKA

A.      Pilihlah satu jawaban yang paling anda anggap benar !
1.      Berat benda menyatakan ....
a.       jumlah zat yang dikandung
b.       gaya akibat gravitasi Burni
c.       kelembamannya                    
d.       massanya
e.       besaran yang sama dengan massa hanya dalam satuan berbeda
2.       Benda P bermassa m, bergerak karena pengaruh gaya F. Benda Q bermassa 4m, bergerak karena       
        pengaruh gaya 2F. Perbandingan percepatan benda P dengan benda Q adalah …
a.       1 : 4               d.  1 : 2
b.       2 : 1               e.  4 : 1
c.       1 : 1
3.    Suatu percobaan menggunakan dua benda dengan massa berbeda, dilepaskan dari ketinggian yang     
      sama. Ternyata kedua benda itu sampai di tanah bersama-sama. Maka dapat disimpulkan bahwa kedua  
      benda itu mempunyai …….
a.      momentum sama        
b.      percepatan sama
c.      gaya berat sama                     
d.      energi potensial sama
e.      energi kinetik sama       

Silahkan Download